11 ILMUWAN KATOLIK

Started by Novri Korompis, Nov 21, 2023, 11:28 AM

Previous topic - Next topic

0 Members and 1 Guest are viewing this topic.

dantono

Terima kasih Romo atas artikelnya. WA313 WA313

Novri Korompis

11 ILMUWAN KATOLIK LUAR BIASA MENAKJUBKAN YANG SEHARUSNYA ANDA KETAHUI

Ketika menyangkut Gereja Katolik dan ilmu pengetahuan (sains), yang biasanya kita dengar hanyalah persoalan Galileo. Santo Yohanes Paulus II meminta maaf atas berbagai aspek dalam penanganan Gereja terhadap Galileo, namun hal ini jauh lebih rumit daripada yang disampaikan oleh para ilmuwan post-modern (ataupun oleh media, tentang hal ini). Kasus Galileo adalah cara kaum Rasionalis untuk menyerang iman. Hal ini untuk menggambarkan Gereja sebagai anti-sains dan percaya takhayul. Yang pasti, ada beberapa orang Kristen yang anti-sains, yang menerima "konkordisme palsu" (mencocok-cocokkan fakta sains dengan ajaran Alkitab secara buta). Hal ini bukanlah posisi resmi Gereja Katolik. Faktanya, Gereja memiliki bidang ilmiahnya sendiri, yaitu Akademi Ilmu Pengetahuan Kepausan, yang tidak hanya menerima karya umat Katolik, tetapi juga orang-orang dari banyak agama, termasuk ateis. Untuk saat ini, mari kita tinggalkan narasi yang melelahkan ini dan lihatlah 11 ilmuwan Katolik yang inovatif, banyak di antaranya adalah imam.

1. Copernicus (1473–1543)
Ingat Copernicus?! Imam Katolik yang berpraktek kedokteran dan kemudian terjun ke bidang astronomi mengembangkan heliosentrisme. Ia menemukan bahwa bumi bukanlah pusat alam semesta, bahkan tata surya kita pun bukan. Dia memasuki imamat nanti di kemudian hari. Kontribusinya terhadap astronomi merevolusi bidang ini dan dunia.

2. Albertus Magnus, OP (sebelum 1200 – 1280)
Apa sajakah daftar pencapaian intelektual besar yang tidak ada satu atau dua orang Dominikan dalam daftarnya?! Pastor Albertus Magnus adalah santo pelindung ilmu pengetahuan sekaligus Pujangga Gereja karena karya besarnya di bidang fisika, logika, metafisika, biologi, dan psikologi.

3. Georges Lemaître (1894–1966)
(Pastor Lemaitre bersama rekannya, Albert Einstein)
Pastor Belgia dan bapak Teori Big Bang. Pastor Lemaitre adalah seorang kontemporer dan mendasarkan karyanya pada Teori Relativitas Umum Einstein. Lemaitre juga menjabat sebagai Direktur Akademi Ilmu Pengetahuan Kepausan.

4. Gregor Mendel (1822-1884)
Gregor Mendel adalah seorang biarawan Augustinus yang merupakan pendiri ilmu genetika modern. Ya! Studi tentang genetika dimulai oleh seorang pastor Katolik. Jika Anda pernah mengambil kelas sains dan harus mempelajari istilah "resesif" dan "dominan", itu berkat Pastor Mendel.

5. Giuseppe Mercalli (1850–1914)
Pastor, ahli vulkanologi, dan direktur Observatorium Vesuvius yang paling dikenang saat ini karena skala Mercalli untuk mengukur gempa bumi yang masih digunakan. Ya, penelitian ilmiah umat Katolik tidak mengenal batas, bahkan gunung berapi dan gempa bumi pun pernah dipelajari.

6. William dari Ockham (c.1288 – c.1348)
Pernahkah Anda mendengar tentang Pisau Ockham? Dia adalah Pastor Fransiskan aliran skolastik Abad Pertengahan yang menulis karya-karya penting mengenai logika, fisika, dan teologi; terkenal dengan Pisau Ockham. Satu lagi pastor Katolik yang karyanya berdampak besar pada ilmu pengetahuan alam.

7.Giovanni Battista Riccioli (1598–1671)
Astronom Jesuit yang menulis Almagestum novum, sebuah ensiklopedia astronomi yang berpengaruh. Dia adalah orang pertama yang mengukur laju percepatan benda yang jatuh bebas; membuat selenograf bersama Pastor Grimaldi yang sekarang menghiasi pintu masuk 'National Air and Space Museum' di Washington D.C. Para pastor Katolik dikenang di Institusi Smithsonian!

8. Francesco Maria Grimaldi (1618 – 1663)
Ada banyak pastor-ilmuwan Jesuit! Pastor Grimaldi adalah seorang pastot, matematikawan, dan fisikawan Jesuit Italia yang mengajar di perguruan tinggi Jesuit di Bologna. Sebuah kawah di bulan diberi nama Grimaldi, namanya.

9. Nicolas Steno (1638-1686)
Nicholas Steno membuat kemajuan besar dalam bidang anatomi dan geologi. Dia akhirnya menjadi Uskup Katolik. Berbagai bagian tubuh diberi nama menurut namanya: saluran Stensen, kelenjar Stensen, vena Stensen, dan foramina Stensen. Ia juga pendiri studi tentang fosil.

10. George V. Coyne, SJ (lahir 19 Januari 1933)
Observatorium Internasional Mount Graham (MGIO) adalah salah satu observatorium yang digunakan untuk penyelidikan ilmiah Vatikan.
Bagaimana dengan seseorang dari masa kita saat ini? Pastor Coyne adalah seorang pastor Jesuit, astronom, dan mantan direktur Observatorium Vatikan dan kepala kelompok penelitian observatorium yang berbasis di Universitas Arizona di Tucson, Arizona. Sejak Januari 2012, ia menjabat sebagai Ketua Filsafat Keagamaan McDevitt di Le Moyne College di Syracuse, NY.

11. Pastor Stanley Jaki (1914-2009)
Pastor Jaki adalah seorang pastor Benediktin Hongaria dan Profesor Fisika Kerhormatan di Universitas Seton Hall, New Jersey. Dia terutama mengajarkan bahwa ilmu pengetahuan berkembang dari agama Kristen dan dia menjembatani kesenjangan dalam pembagian yang dibuat-buat antara ilmu pengetahuan dan iman. Anda dapat membaca tentang ajarannya dalam buku 'Science Was Born of Christianity' karya Stacy Trasancos.

Salah satu cara terbaik untuk mengenal lebih jauh posisi Gereja Katolik dalam bidang sains dan iman adalah dengan membaca ensiklik 'Humani Generis' dan 'Fides et Ratio'.

Jika nanti ada seseorang yang menuduh Gereja anti-sains, pastikan untuk menceritakan kemajuan besar ilmu pengetahuan yang telah terjadi sepanjang sejarah, berkat para ilmuwan Katolik, yang sebagiannya merupakan termasuk para pastor.


Tambahan:
Coba bandingkan dengan daftar yg jauh lebih lengkap dari Para Ilmuwan Katolik dari kalangan klerus di wiki:

maupun Para Ilmuwan Katolik dari kalangan awam:

Siapa tahu ada ilmuwan favoritmu di sana?